Posisi Menyusui Bayi Yang Benar : Referensi Terbaik Untuk Ibu

Kehamilan menjadi hal yang sangat dinanti dan didambakan oleh seorang wanita. Kehamilan menjadi tanda akan munculnya kehidupan yang baru. Wanita yang bisa hamil dan melahirkan menjadi tanda sebagai wanita seutuhnya. Namun karena belum berpengalaman, kadang ibu hamil yang baru pertama kali hamil masih minim wawasan akan kehamilan maupun menyusui nantinya. Untuk itulah penting bagi ibu hamil untuk mengerti arti dari air susu ibu untuk anak. 

Saat hamil penantian akan kelahiran sang buah hati sangatlah besar. Selama 9 bulan 10 hari berada di dalam kandungan, janin akan tumbuh menjadi bayi yang siap terlahir di dunia. Setelah melahirkan, tanggung jawab seorang wanita akan semakin besar, yakni melindungi, mendidik, merawat, dan membesarkan bayi hingga bisa mandiri dan bahkan untuk selamanya. 

Tahap awal tugas seorang wanita yang telah melahirkan adalah menyusui untuk itulah ilmu tentang posisi menyusui yang benar harus sudah dipelajari saat ibu sedang dalam masa kehamilan. Ini bertujuan agar ibu nantinya tidak kaget dengan kegiatan barunya dan bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul saat proses menyusui dilakukan, seperti bayi yang terus menangis karena posisi menyusui yang kurang nyaman. 

Untuk mendapatkan air susu ibu memang membutuhkan perjungan. Perjuangan yang berasal dari ibu dan bayi itu sendiri. Melalui proses posisi menyusui yang benar akan memberikan kenyamanan bagi si ibu dan bayi sehingga manfaat pemberian ASI dapat tercapai

Air susu ibu harus diperjuangkan oleh ibu agar terpenuhi untuk diberikan kepada bayi. Karena ASI inilah cikal bakal dari hidup sang anak. Selain itu, dengan pemberian ASI ini, terjadi ikatan batin antara ibu dan anak yang tidak akan hilang sepanjang jaman. 

Untuk mendapatkan tujuan tersebut, berikut adalah posisi menyusui yang benar :

1. Memangku

Posisi ini adalah posisi yang sangat umum dilakukan saat awal bayi baru lahir. Bayi akan diletakkan di atas pangkuan ibu. Ibu dalam posisi duduk dan meletakkan bantal untuk alat tubuh bayi. Kemudian kepala bayi ditopang oleh lengan ibu agar pas dengan posisi payudara ibu. 

2. Berbaring miring

Posisi menyusui yang benar  selanjutnya adalah dengan berbaring miring. Biasanya ini dilakukan ketika badan bayi sudah agak besar. Caranya adalah berbaring miring ke arah bayi dan mengarahkan bayi ke payudara ibu untuk mendapatkan air susu ibu dengan mudah. Kecenderungan ibu harus lebih meringkuk agar bayi tidak kesulitan dalam menyusu. 

3. Berbaring terlentang

Posisi ini juga menjadi pilihan posisi menyusui yang tepat. Posisi ini dilakukan ketika usai melahirkan, yakni proses pencarian ASI oleh bayi. Bayi diletakkan di atas tubuh ibu yang terlentang. Posisi ini bisa dipilih ibu ketika ibu sedang merasakan kelelahan yang sangat berat. Jangan lupa meletakkan bantal di bawah tubuh ibu agar bayi lebih mudah menyusu. 

4. Koala

Posisi koala ini terinspirasi dari bayi koala yang menyusu induknya dengan posisi induknya duduk dan si bayi duduk di atas paha. Posisi menyusui yang benar dilakuakan ketika bayi sudah bisa duduk. Bahkan terkadang anak dalam posisi berdiri. 

Demikian pentingnya pemberian ASI untuk bayi, jadi sudah seharusnya sebagai seorang calon ibu, kita harus tahu betul bagaimana posisi menyusui yang benar. Sehingga nantinya ketika bayi sudah lahir kita sudah lihai menyusui. Dengan begitu anak akan mendapatkan nutrisi tubuh yang cukup.
Kastolani
Kastolani

Perkenalkan saya Kastolani, seorang mahasiswa yang merangkap sekaligus sebagai blogger, salam kenal bagi kalian semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar